Showing posts with label Ekonomi Token. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi Token. Show all posts

What is Token Economies?

What is a token economy?
In plain English a token economy can be summarised by the following two points.
  • A token economy is a system in which an individual earns tokens for engaging in agreed upon desirable behaviors and/or refraining from or decreasing certain undesirable behaviors
  • The individual subsequently has the opportunity to trade earned tokens for access to desired items or activities.
Token economies are one of the most flexible and effective behavior management strategies that can be used to motivate and reinforce human behavior. When used properly token economies can help parents, teachers, carers, employers and anyone else who has ever thought or uttered the words ' help me with my kids' , to increase motivation, to improve compliance, to learn new skills, to follow rules, to refrain from breaking rules and much more.They can also teach about and provide people with goals to strive for, a sense of achievement and accomplishment and a predictable way to access desired items and/or activities.
 
Do token economies really work?
Absolutely they do and they are one of the most powerful long term behavior management strategies that you can possibly use.The greatest example of a token economy ever devised and put into place is ‘money’. Everyday in almost every part of the world people are actively taking part in this type of token economy whereby they usually perform various ‘work tasks’ in exchange for pieces of colored paper and small metal discs or coins or more commonly nowadays electronically generated digits in their bank accounts .

The power of the token economy that is ‘money’ lies in the wide (almost infinite) variety of ways in which people can exchange these tokens for access to desired items and activities such as food, clothes, cars, homes, holidays, services, entertainment, security, education and so forth. This flexibility ensures the power and position of money as the ultimate token reinforcer for most people. Surely this is all the evidence we need to show how powerful token economies can be at motivating and reinforcing human behavior.

Two factors which heavily influence the dynamics of token economies in general however are:
  1. The desirability of the items and activities on offer: Having rewards that are sufficiently desired by and thus motivating to the individuals concerned is paramount to the success of any token economy system. If the individual has little or no interest in the ‘reinforcers’ being offered they will clearly not be motivated to engage in the target behaviours no matter how elaborate, attractive or sophisticated your system otherwise is.
  2. The effort-reward ratio: If you expect too much and/or offer too little you will have little success. This dynamic is even more important when you first introduce a new system. Initially you should make things easy so as to facilitate success and encourage the individual’s engagement with the new system.

Note: I have often heard people state that they’ve tried token economies or positive reinforcement and that it doesn’t work. This is often because people lose sight of the distinction between a reward and a reinforcer (even if they’re not familiar with the latter term).

A reward could be described as anything you provide to someone as a result of them engaging in a particular behaviour. A reward only assumes the status of or becomes a reinforcer however if it leads to an increase in the targeted behaviour or the maintenance of an already established behaviour/s .e.g. if your boss was to offer or ‘reward’ you with a small pebble or a grain of sand say, for every additional 10 minutes work you completed at the end of your normal day’s work this is unlikely to motivate most people to stay back too late.

However if that same boss was to offer an additional days wages for every extra 10 minutes work or perhaps an additional weeks or even months wages for that same 10 minutes the compliance levels would surely go through the roof. The point being that frequently if a token economy is not working (assuming the principles are understood by the individuals concerned and the criteria for success are within the individual’s range of abilities) it is as a result of either expecting too much for too little or because what’s on offer is not at all or not sufficiently motivating for the individual concerned and not because the principles behind token economies or positive reinforcement don’t work – If in doubt just remember the expression ‘money makes the world go round?’ That’s only because token economies work!!

Dipetik @ http://robwinters.hubpages.com/hub/Token-Economies-What-is-a-token-economy

Terima kasih atas kunjungan anda ke Blog Cikgu Hijau. Tekan "LIKE" kalau suka...

Ekonomi Token Dalam Pengurusan Tingkah Laku

Pengenalan
Seorang guru atau pasangan suami isteri, seringkali merasa kebingungan bagaimana harus mengawal tingkahlaku anak. Kadang kala guru dan ibu bapa merasa kecewa dengan tingkah laku anak. Mereka agak kebingungan bagaimana cara menghentikan perilaku negatif anak. 

Reaksi guru atau ibu bapa yang sering kita jumpa adalah membentak, meninggikan tekanan suara, berteriak, bahkan melakukan kekerasan fizikal terhadap anak-anak seperti mencubit, menampar, menarik rambut, memukul atau menekan bahagian tubuh anak. Tindakan kekerasan ini baik dari segi fizikal atau mental kini dikenali sebagai buli (bullying).

Anak kecil masih belajar yang mana perkara yang baik dan yang mana perkara yang buruk. Apabila kita hanya memberikan reaksi negatif saja pada anak, maka banyak risiko dan kesan yang buruk akan muncul. Konsep kendiri, keyakinan diri, self-efficacy anak akan menjadi lemah, anak menjadi agresif, berperilaku kasar, mengalami gangguan dalam perkembangan, dan mungkin anak-anak akan mengalami gangguan jiwa apabila terus-menerus menerima kekerasan mental atau pun fizikal.

Anak juga perlu dihargai, seperti kita merasa perlu dihargai atas pekerjaan atau perilaku baik yang kita lakukan (golden rules), kita sering berpikir kita ingin diperlakukan orang seperti kita memperlakukan orang dengan baik, begitu pula anak-anak juga ingin dihargai dengan diberikan penghargaan. Ekonomi Token adalah satu teknik yang amat baik dalam mendidik anak-anak berkelakuan yang sewajarnya.

Apakah Ekonomi Token?

Ekonomi Token adalah program modifikasi tingkahlaku yang dirancang untuk meningkatkan tinglahlaku yang diingini dan mengurangkan tingkahlaku yang tidak diingini melalui penggunaan Token (tanda-tanda). Individu akan menerima token setelah menunjukkan tingkahlaku yang diingini manakala token akan ditarik balik sekiranya individu menunjukkan tingkahlaku yang tidak diingini. Token yang dikumpulkan kemudian ditukar dengan peneguh (back up reinforcer)seperti hadiah atau penghargaan.

Apakah Tujuan Token Ekonomi?
pengurusan
Kitaran Token Ekonomi
Tujuan utama Ekonomi Token adalah untuk meningkatkan tingkahlaku yang diinginkan dan mengurangkan tingkahlaku  yang tidak diinginkan. Ekonomi Token sering digunakan di rumah sakit jiwa atau pusat pemulihan akhlak untuk mengawal tingkahlaku individu yang tidak dapat diramalkan atau agresif. Bagaimanapun, tujuan yang lebih utama adalah untuk mengajar tingkahlaku yang sesuai dan ketrampilan-ketrampilan sosial yang positif dan wajar.  

Bagaimana ingin memulakan Token Ekonomi?
  1. Mengenali dengan jelas tingkahlaku yang ingin diubah. Definisikan perilaku tersebut secara spesifik, dapat diamati (observable) dan dapat diukur supaya implementasinya berterusan. 
  2. Pilih jenis token yang akan digunakan. Token adalah satu keadaan atau benda yang mempunyai nilai (value) yang boleh dikumpul dan ditukar yang menjadi sokongan kepada sesuatu peneguhan tingkahlaku. Banyak benda yang dapat di pakai sebagai token. Anda dapat menggunakan wang mainan, kelereng, kacang, kancing, sticker. Pilih token yang mudah untuk dihitung, dapat dilihat, disukai, sukar untuk dipalsukan dan selamat digunakan.
  3. Pilih peneguh (back-up reinforcer) atau hadiah yang boleh ditukar dengan token .  Pilih hadiah yang dapat ditukar dengan token yang telah dkumpulkan. Hadiah ini tidak perlu mahal, contohnya seperti wang saku tambahan atau waktu santai atau istimewa (privilage), memberikan makanan kesukaan atau boleh menonton rancangan TV kesukaan. Kejayaan strategi Ekonomi Token bergantung kepada tawaran yang menarik atau kenikmatan daripada mendapat motif peneguhan.
  4. Hitung berapa nilai token untuk suatu perilaku. Anda perlu tetapkan berapa nilai token untuk suatu tingkahlaku yang diinginkan. Contohnya datang awal ke kelas bernilai 1 token, mengangkat tangan sebelum bertanya bernilai 1 token, menyelesaikan semua soalan dengan betul 5 token.
  5. Berapa harga untuk hadiah yang akan ditukar dengan token. Anda juga perlu mengatur berapa harga hadiah yang dapat ditukar dengan jumlah token. Misalnya 100 token dapat ditukar dengan wang saku tambahan sejumlah RM 2, menonton TV kesukaan bernilai 10 token, main game di komputer 10 token. Anda perlu mengatur dan menjaga ketetapannya.
  6. Buatlah Bank Token. Anda perlu mengorganisasikan token untuk anak murid atau anak-anak anda. Anda perlu mencatat atau mengorganisasikannya secara teratur, oleh itu anda memerlukan Bank Token. Bank Token boleh berbentuk Toples untuk token yang berupa kancing, kelereng, atau benda lain yang tidak dapat ditempal. Ia juga boleh berupa papan atau kertas yang dapat ditempal atau ditulis. Token perlu ditempatkan di tempat yang dapat dilihat oleh semua supaya penyelewengan dapat dielakkan.
  7. Tentukan bila waktu penukaran token. Menentukan waktu untuk menukar token yang sudah dikumpulkan anak-anak. Anda perlu membuat kesepakatan dengan anak-anak bilakah mereka dapat menukarkan token secara berkala.
  8. Implementasikan Program ini.
Jelaskan program Ini. Anda harus menjelaskan bagaiman program ini akan dilaksanakan. 
Berikan Token beserta pujian. Ketika mengimplementasikan Ekonomi Token, pujian harus selalu diberikan untuk perilaku positif yang diinginkan. Pada masa anak menunjukkan perilaku yang diinginkan, token dan pujian harus diberikan dengan cepat dan tidak boleh ditunda.
Kurangi token dan kekalkan pujian. Untuk perilaku baru yang positif token hendaklah diberikan. Token dikurangkan apabila perilaku tersebut sudah mula dimiliki oleh anak, namun pujian tetap diberikan sebagai peneguhan apabila anak menunjukkan perilaku yang benar. Token tetap diberikan untuk perilaku-perilaku baru yang harus dikuasai oleh anak. Hal ini dilakukan supaya anak tidak bergantung pada token sehingga anak dapat belajar pada kehidupan sosial sebenar.
Buat penyesuaian yang diperlukan. Untuk menjaga motivasi dan minat anak, sesuaikan harga untuk hadiah yang akan ditukar dengan token dan sesuaikan sasaran aras kesukaran tingkahlaku. Hal ini perlu dilakukan supaya anak terus terlibat dalam Ekonomi Token. Apabila perilaku terlalu mudah atau terlalu sulit maka anak akan tidak bermotivasi untuk terlibat aktif dalam program ekonomi token. Anda harus membuat keseimbangan di dalam program token supaya sesuai dengan kemampuan, minat dan motivasi anak-anak.
Carta Token
Carta Token
Menu ganjaran
Ganjaran (peneguh)

Langkah-Langkah Pelaksanaan Token Ekonomi (tambahan).
  1. Kenalpasti terlebih dahulu tingkahlaku yang mahu diubah. 
  2. Lakukan satu 'baseline' untuk mengetahui apakah yang diperlukan untuk mengubah tingkahlaku tersebut dengan berkesan.
  3. Kenalpasti peneguhan yang sesuai berdasarkan dapatan daripada 'baseline'. Peneguhan yang sesuai biasanya bersifat 'extrinsic' seperti ganjaran wang ringgit, markah tambahan atau hadiah. Yang penting peneguhan itu mestilah dapat menggalakkan kepada perubahan tingkahlaku.
  4. Pilih token yang mahu digunakan. Token biasanya adalah dalam bentuk benda yang boleh mewakili sesuatu peneguhan itu. Contohnya seperti 'sticker', cop, plastik coin ataupun kad.
  5. Kenalpasti bantuan sedia ada. Ini bergantung pada situasi. Kalau ada, ada... Kalau tiada pun tak pe.. Tapi bantuan sedia ada biasanya adalah orang yang boleh membantu dalam proses perubahan tingkahlaku itu misalnya seperti sukarelawan, guru, ataupun saya.
  6. Pilih satu tempat atau lokasi yang sesuai. Biasanya ini bergantung kepada apakah dan siapakah sasaran kita yang mahu diubah tingkahlakunya. Jika pelajar sekolah tempatnya di bilik darjah atau sebaliknya. Biasanya dalam mengunakan kaedah token ekonomi modifier tidak memiliki banyak pilihan.
  7. Dalam hal ini adalah penting untuk pastikan peneguhan yang dijanjikan memang benar-benar wujud. Selain itu, modifier perlu menjelaskan prosuder penukaran dan kegunaan token dengan jelas dan yang penting mesti ada rekod atau catitan yang menandakan jumlah token yang diberi.
SUMBER:
  • Jenson, W. R., Sloane, H., & Young, R. (1988). Token economies. Applied behavior analysis in education: A structured teaching approach. New York: Prentice Hall.
  • Sulzer-Azaroff, B., & Mayer, G. R. (1996). Applying behavior-analysis procedures with children and youth. New York: Holt, Rinehart, and Winston.
  • Alberto, P.A., & Troutman, A. C. (1986). Applied behavior analysis procedures for teachers: Influencing student performance (4th ed.). Columbus, OH: Charles E. Merrill Publishing.
  • Walker, H. M., & Buckley, N. (1974). Token reinforcement techniques. Eugene, OR: E-B Press.
  • http://obedan.wimamadiun.com/2008/03/05/ekonomi-token-tips-mendidik-anak-kreatif/ 
  • http://psikotube.blogspot.com

Terima kasih atas kunjungan anda ke Blog Cikgu Hijau. Tekan "LIKE" kalau suka...

Aktiviti dan Program Sekolah (12) aSc Timetables (1) Autisma (1) Bacaan Bergred (4) Bahan Bantu Mengajar (10) bajet (1) Bajet 2013 (2) BBB (24) BBM (24) BCH (2) Berita (14) blog (1) bonus (4) Buku (10) Buku Prabacaan (4) Cabaran Guru Pemulihan Khas (3) Cuti Sekolah (12) Cuti Umum (4) Dato' Lee Chong Wei (1) Didik Hibur (1) Disleksia (8) Download (28) Ejaan (1) Ekonomi Token (2) Elaun (1) Gaji (1) Garis Panduan (12) Guru Mentor (2) Guru Pemulihan Khas (10) Guru Pemulihan Khas LNUS (1) Hari Guru (5) ICT (9) Isu Semasa (1) Isu-Isu Pendidikan (22) Jadual Waktu (3) Jadual Waktu Kelas Pemulihan Khas (2) Kad Imbasan (9) Kad Imbasan Perkataan (9) Kad Perkataan (8) Kad Suku Kata (1) Kaedah Bunyi Huruf/Fonik (1) Kaedah Kawalan Vokal Bersruktur (1) Kaedah Pengajaran (6) Kaedah Pengajaran Kemahiran Membaca (4) Kajian Tindakan (2) Kalendar (4) Kalendar Persekolahan (3) Kemahiran Membaca (10) Kemahiran Mengeja (3) Kemahiran Menulis (2) Kerjaya Guru (16) Kidzania Kuala Lumpur (1) KISSM (1) KSSR (4) Kursus (7) Lagu (7) Lagu Abjad (2) LBI (1) Lee Chong Wei (2) Lembaran Kerja (5) LINUS (23) Masalah Pembelajaran (7) Masalah Pembelajaran Spesifik (2) Modul (3) Motivasi (9) Murid Pemulihan Khas (3) Pandu Puteri (1) Pandu Puteri Tunas (7) Panduan (22) PBS (5) Pekeliling (9) Pembinaan Jadual Waktu (2) Pemulihan Khas (58) Pendekatan Mengajar (2) Pendidikan Khas (19) Pengajaran dan Pembelajaran (3) Pengurusan Kelas Pemulihan Khas (3) Pengurusan Tingkahlaku (8) Penjawat Awam (12) Penyelidikan (2) Permohonan (2) PPGB (2) PPPM (2) Prasekolah (4) Program Pembangunan Guru Baharu (2) PROTIM (11) SBP (1) SBPA (17) SKBBSD (1) Slow Learner (4) SPPBS (7) Sukan Olimpik London (2) Takwim Sekolah (1)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...